oleh

Transformasi Tirta Raja: Dari ‘Loyo’ Jadi Smart Water Company

Lebih dari itu, mereka juga dipercaya menjadi bagian dari ekosistem pembinaan, termasuk terhubung dengan Perumda lain seperti Tirta Musi.

Yang sering disalahpahami, Smart Water Company itu bukan soal aplikasi canggih semata. Di Tirta Raja, transformasi ini berdiri di empat kaki:

1. Tata Kelola (Governance)
Tak ada lagi kerja tanpa SOP. Sistem dibangun, bukan sekadar kebiasaan.

2. Transparansi
Pelanggan harus tahu apa yang mereka bayar dan apa yang mereka dapat.

3. Inovasi Teknologi
Digitalisasi bukan pilihan, tapi kewajiban.

4. Pelayanan Publik
Air bersih bukan komoditas biasa. Ini kebutuhan dasar. Bahkan, dalam kondisi tertentu, Tirta Raja membagikan air gratis sebagai bentuk tanggung jawab moral.

Perjalanan ini belum selesai. Tantangan masih banyak: kebocoran jaringan, konsistensi pelayanan, efisiensi operasional, adaptasi SDM terhadap teknologi. Hingga kepercayaan publik yang harus terus dijaga

Namun satu hal sudah berubah: arah!. Ya, Tirta Raja tak lagi berjalan di tempat. Ia berlari. Kadang tersandung, tapi tetap maju.

Komentar