Tirta Raja tidak lagi sekadar mengejar “cukup baik”. Mereka ingin naik kelas, menjadi perusahaan air minum yang unggul, tangguh, dan berbasis teknologi.
Sebuah lompatan yang tidak mudah. Tapi jika konsistensi ini terjaga, bukan tidak mungkin suatu hari nanti, Tirta Raja akan jadi contoh bagaimana BUMD bisa bangkit.
Dan mungkin, inilah poin paling penting dari transformasi itu: “Kita ingin PDAM ini jadi perusahaan yang jujur, profesional, dan dipercaya masyarakat,” tegas Bertho.
Bukan sekadar perusahaan air. Tapi institusi publik yang hidup, adaptif, dan berani berubah. Dari loyo ke garang. Dari tertinggal menuju smart.
Dan pada akhirnya, ukuran keberhasilan itu sederhana: air mengalir lancar, masyarakat tersenyum, dan kepercayaan kembali penuh. (*/ep)
(Tulisan ini diterbitkan dalam rangka mengikuti karya tulis jurnalis yang digelar Perumda Tirta Raja)








Komentar