oleh

Kolaborasi Kunci! May Day 2026 di Tanjab Barat Penuh Semangat Kebersamaan

Mulai dari kepastian kerja, jaminan sosial, hingga kebebasan berserikat. Bahkan, ia menyoroti praktik upah di bawah ketentuan dengan dalih target kerja.

“Upah minimum tidak boleh dikaitkan dengan target. Ini harus jadi perhatian serius,” tegasnya.

Sementara itu, perwakilan pengusaha dari APINDO PetroChina menilai May Day sebagai momen penting untuk memperkuat hubungan industrial yang harmonis.

Mereka berkomitmen menciptakan lingkungan kerja yang aman, inklusif, serta membuka ruang dialog yang konstruktif.
Tak hanya seremoni, kegiatan ini juga diisi dengan penyerahan penghargaan dan bantuan.

Mulai dari apresiasi untuk serikat pekerja dan perusahaan taat aturan, hingga penyaluran klaim jaminan kematian BPJS Ketenagakerjaan.

Ada juga bantuan sosial dari Polres Tanjab Barat dan perusahaan, serta santunan bagi pekerja rentan dari Baznas setempat.

Baca Juga :  Temuan BPK Soal BBM Disorot, Sekda Tanjabbar: Bukan Mark Up, Ini Realitas Lapangan

Menariknya, sesi diskusi terbuka turut digelar. Sejumlah isu krusial mencuat, seperti belum diterapkannya UMK di beberapa perusahaan, rekrutmen yang kurang transparan, dominasi tenaga kerja luar daerah, hingga dugaan intimidasi terhadap serikat pekerja.
Pemkab tak tinggal diam.

Komentar