Panggung pun dibuka dengan Tari Persembahan khas Minangkabau. Setelah itu, suasana makin panas dengan musik dan tarian khas India yang energik.
Tak mau kalah, berbagai kesenian tradisional Minangkabau kembali memukau penonton. Tepuk tangan dan sorakan warga pun pecah setiap kali penampilan berakhir.
Ketua IKM Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Mafendra, mengatakan pentas tersebut menjadi ruang bagi masyarakat Minang di perantauan untuk menjaga identitas budaya.
Namun bukan berarti menutup diri. Sebaliknya, kegiatan itu menjadi kesempatan untuk mempererat hubungan dengan komunitas lain.
Keluarga Besar India pun ikut memberikan warna tersendiri melalui berbagai pertunjukan khas mereka. Dua komunitas, dua budaya, satu panggung.
Beda tradisi, tetapi tetap satu hati sebagai bagian dari masyarakat Tanjung Jabung Barat.
Pemkab Tanjung Jabung Barat menilai kegiatan seperti ini penting untuk terus digelar.
Sebab, seni dan budaya bukan cuma soal hiburan. Ada pesan toleransi, persaudaraan dan persatuan yang bisa disampaikan kepada masyarakat.









Komentar