oleh

Mirza Gumay Ngadu ke Kementerian, BBWS VIII Langsung Turun! Longsor Peninjauan Disebut Terlalu Lama Dibiarkan

Mirza Gumay bersama Kades Nopi Taruna serta pihak BBWS VIII meninjau lokasi longsor. Foto: ep

HARIANRAKYAT.CO.ID – Kesabaran warga Desa Peninjauan, Kecamatan Peninjauan, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), tampaknya sudah berada di ujung batas. Longsor yang terus menggerus bantaran sungai sejak beberapa tahun terakhir dinilai terlalu lama dibiarkan tanpa solusi permanen.

Kesal melihat kondisi tersebut, anggota DPRD Sumatera Selatan dari PAN, H. Mirza Gumay, S.IP, memilih menempuh jalur “langit”. Ia melaporkan persoalan itu secara daring ke Kementerian Pekerjaan Umum.

Hasilnya tak butuh waktu lama. Sabtu (3/10/2026), tim dari Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Sumatera VIII turun langsung meninjau lokasi longsor yang mengancam permukiman warga.

Baca Juga :  Tinggal Tulang Belulang, Keluarga Kenali dari Sandal dan Baju!

Kedatangan tim BBWS VIII didampingi Mirza Gumay, ini disambut Kepala Desa Peninjauan Nopi Taruna bersama perangkat desa.

Menurut Mirza, longsor tersebut bukan persoalan baru. Berdasarkan keterangan warga, kerusakan sudah terjadi sejak 2023 dan terus meluas dari waktu ke waktu.

“Sudah beberapa kali dipasang bronjong. Setidaknya tiga kali. Tapi karena longsornya terus bergerak, bronjong yang lama ikut hanyut,” ujarnya.

Komentar