“Apa yang dilakukan Muhammadiyah, mulai dari pendidikan hingga pelayanan sosial, sejatinya adalah tugas negara. Tapi Muhammadiyah hadir dan mendistribusikan manfaat itu untuk umat,” ujarnya.
Iskandar juga berpesan agar pemuda Muhammadiyah menjaga soliditas organisasi dan memperluas jaringan.
“Bangun jaringan yang solid dan luas. Perkuat legitimasi moral di tengah masyarakat agar menjadi kepercayaan publik. Itu kunci,” katanya.
Ia turut menyinggung relasi historis antara Muhammadiyah dan PAN. Menurutnya, PAN lahir dari rahim Muhammadiyah dan tetap harus menjaga akar ideologisnya.
“Partai Amanat Nasional adalah jaringan politik, tubuhnya Muhammadiyah. PAN tidak boleh lupa dengan akarnya,” tandasnya.
Dalam konteks kebijakan nasional, Iskandar menyinggung capaian di sektor pertanian di bawah kepemimpinan Zulkifli Hasan (Zulhas), yang dinilainya berhasil menghadirkan harga gabah tertinggi bagi petani. (Ep)









Komentar