
HARIANRAKYAT.CO.ID – Nobar film dokumenter Pesta Babi di halaman Sekretariat HMI Cabang Baturaja, Selasa (19/5) malam, mendadak jadi perhatian.
Bukan hanya karena isi filmnya yang mengangkat isu Papua dan Proyek Strategis Nasional (PSN), tetapi juga karena ada pihak internal yang justru terlihat khawatir kegiatan itu diberitakan media.
Salah satu aktivis HMI, berinisial RI tampak mendekati wartawan. Ia meminta agar kegiatan tersebut tidak dipublikasikan.
Alasannya, takut memicu kesalahpahaman dengan ketua komisariat (Komsat) lain.
Intinya, khawatir muncul gesekan. Namun belum jelas, apakah yang dimaksud gesekan internal organisasi atau dengan pihak lain.
Nobar dimulai sekitar pukul 20.00 WIB dan dihadiri sekitar seratusan penonton. Mayoritas mahasiswa, meski belum diketahui apakah seluruhnya kader HMI atau berasal dari lintas organisasi.
Menariknya, kekhawatiran soal pemberitaan justru memunculkan tanda tanya dari salah satu penonton nonmahasiswa.
“Kan aneh kalau takut diberitakan. Ini cuma nonton film, buka cakrawala. Tanah Papua lagi diobok-obok, masa sesama warga nggak boleh prihatin?” celetuk Ando, salah seorang penonton.









Komentar