“Selain menjadi ajang silaturahmi, kegiatan ini juga menjadi ruang bagi anak-anak muda menyalurkan bakat esports secara positif serta membuka peluang menuju kompetisi yang lebih tinggi,” ujarnya.
Menurut Ucen, esports kini berkembang menjadi industri yang menjanjikan. Karena itu, pembinaan talenta muda perlu mendapat perhatian agar potensi yang dimiliki dapat berkembang secara maksimal.
Kapolres Tanjab Barat, AKBP M. Kuswicaksono, menyambut positif antusiasme peserta.
Menurutnya, momentum Hari Bhayangkara menjadi kesempatan bagi Polri untuk hadir lebih dekat dengan generasi muda melalui kegiatan yang sesuai dengan perkembangan zaman.
“Esports bukan sekadar permainan. Di dalamnya ada disiplin, strategi, kerja sama tim, dan peluang prestasi. Kami ingin anak-anak muda memanfaatkan teknologi digital untuk hal-hal yang produktif dan positif,” katanya.
Kapolres juga mengingatkan seluruh peserta untuk menjunjung tinggi sportivitas dan fair play selama kompetisi berlangsung.
Melalui turnamen ini, Polres Tanjab Barat berharap lahir bibit-bibit atlet esports potensial yang mampu mengharumkan nama daerah sekaligus memperkuat sinergi antara Polri dan masyarakat di era digital. (Jack)









Komentar