oleh

Langit Kuala Tungkal Dipenuhi Layangan, 130 Peserta Adu Jago di WFC

“Permainan tradisional adalah bagian dari jati diri kita. Melalui kegiatan ini, kita tidak hanya bermain, tetapi juga menjaga warisan budaya dan memperkuat kebersamaan masyarakat,” ujar Anwar Sadat.

Bupati juga mengingatkan peserta agar tetap menjunjung sportivitas. Sebab, kata dia, menang atau kalah bukan tujuan utama.

Yang lebih penting, permainan rakyat ini tetap hidup dan dikenal anak-anak muda. Pembukaan lomba pun berlangsung meriah.

Bupati, Wakil Bupati, unsur Forkopimda dan para tamu undangan ikut menerbangkan layangan secara bersama-sama.

Langit WFC pun seketika dihiasi puluhan layangan warna-warni. Pemandangan yang mungkin sudah jarang terlihat di tengah gempuran gadget dan permainan digital.

Untuk menambah semangat peserta, panitia juga menyiapkan berbagai doorprize.

Baca Juga :  Usai Panen Melon, Bupati Anwar Sadat Jadi Imam Jumat dan Tebar Bantuan di Kuala Dasal

Dukungan kegiatan datang dari sejumlah pihak, di antaranya Bank BPD 9 Jambi, Bank Syariah Indonesia, Bank BPR Tanggo Rajo, BPJS Kesehatan, BPJS Ketenagakerjaan, APDESI Merah Putih, Vivo, Real Chicken x Real Esteh, Kopi Kuy, Kopi Paman, Barokah Printing, Bina Insani Tour – Haji & Umroh, TP Net, Tungkal Punye dan Bronut Tourism.

Komentar