Antusiasme warga yang memadati kawasan WFC menunjukkan satu hal. Permainan tradisional ternyata belum mati. Asal diberi ruang, anak-anak muda masih mau bermain dan masyarakat masih mau menonton.
Pemkab Tanjung Jabung Barat berharap lomba layangan ini tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial.
Ke depan, kegiatan tersebut diharapkan bisa menjadi agenda rutin sekaligus ruang edukasi budaya bagi generasi muda. (ril)









Komentar