oleh

SPMB Dikunci! OKU Timur Tak Beri Celah “Titip Menitip”

Penandatanganan Bersama Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun 2026. foto: Ist

HARIANRAKYAT.CO.ID – Pemerintah Kabupaten OKU Timur pasang garis tebal. Urusan pendidikan tak boleh lagi “abu-abu”. Lewat penandatanganan bersama Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026, pemda kirim pesan keras. Tak ada ruang untuk praktik curang, titip-menitip, apalagi permainan belakang layar.

Di tengah perubahan zaman yang kian cepat, OKU Timur memilih pijakan tegas bahwa masa depan generasi muda harus dimulai dari sistem pendidikan yang bersih, adil, dan berintegritas.

“Setiap anak punya hak yang sama. Tidak boleh ada celah yang merusak kepercayaan masyarakat,” tegas jajaran pemda dalam momentum tersebut.

Bagi OKU Timur, pendidikan bukan sekadar agenda tahunan. Ini fondasi. Ini soal arah masa depan.

Baca Juga :  BPOM Mau Masuk OKU Timur, Bupati Enos Langsung Siapkan Lahan Strategis

Tak hanya bicara komitmen, pemda juga tancap gas di sisi digitalisasi. Aplikasi Si-Gancang resmi diluncurkan. Sebuah sistem layanan administrasi pendidikan berbasis elektronik.

Lewat platform ini, urusan dokumen sekolah tak lagi ribet. Pengajuan, verifikasi, hingga pengesahan bisa dilakukan secara daring. Lebih cepat, transparan, dan minim celah manipulasi.

Komentar