oleh

Siswi SMP Mengaku Ditendang Kepsek, Gara-Gara Pentol Jilbab?

Kepada Yansah, kepala sekolah juga disebut mempersilakan keluarga untuk mengadukan persoalan tersebut apabila merasa keberatan.

Yansah mengaku sempat meminta keterangan guru Bimbingan Konseling (BK). Namun, guru yang ditemuinya mengaku tidak melihat langsung dugaan tindakan penendangan tersebut.

“Kalau dipanggil, kata mereka memang ada. Tapi soal jilbab, itu yang disampaikan pihak sekolah,” beber Yansah.

Kendati menyadari sulitnya pembuktian, Yansah memastikan persoalan ini tidak akan didiamkan. Ia berencana menyampaikan pengaduan kepada DPRD OKU.

Baginya, persoalan ini bukan lagi sekadar soal jarum pentol jilbab. Ada dugaan perlakuan fisik terhadap seorang anak, ada ucapan yang dinilai melukai perasaan keluarga, dan ada persoalan perundungan sebelumnya yang menurut keluarga belum mendapat penyelesaian memuaskan.

Baca Juga :  Geger! Kabar Mayat Tinggal Tulang-Belulang Viral, Polisi Belum Buka Suara

Harian Rakyat Masih Upayakan Konfirmasi

Terpisah, Harian Rakyat telah berupaya mengonfirmasi dugaan peristiwa tersebut kepada kepala sekolah yang bersangkutan.

Wartawan berusaha memperoleh nomor telepon kepala sekolah melalui sejumlah pihak, termasuk guru di sekolah tersebut. Namun, hingga berita ini disusun, nomor kontak yang bersangkutan belum berhasil diperoleh.

Komentar