Nah, di sinilah kesalahpahaman diduga bermula! Tindakan sopir dan kenek tersebut diduga disalahartikan oleh pihak penjaga perlintasan. Situasi yang semula berkaitan dengan upaya memindahkan muatan truk berubah menjadi cekcok hingga memicu keributan kedua belah pihak.
Warga yang berada di sekitar lokasi langsung turun tangan. Mereka berusaha melerai agar persoalan tidak merembet menjadi bentrokan yang lebih besar.
Ketika wartawan Harian Rakyat melintas sekitar pukul 09.40 WIB, lokasi sudah ramai didatangi warga. Kapolsek Lubuk Batang Iptu Jenizar, Kepala Desa Lubuk Batang Baru, serta unsur Koramil Lubuk Batang terlihat berada di lokasi untuk membantu menangani situasi.
Kapolsek Lubuk Batang Iptu Jenizar memastikan situasi berhasil dikendalikan. “Alhamdulillah, situasi cepat dapat diatasi,” ujarnya.
Keributan tak berlanjut ke persoalan yang lebih besar. Kedua belah pihak kemudian dibawa ke Kantor Desa Lubuk Batang Baru untuk menyelesaikan masalah melalui musyawarah.
Pemerintah desa, pemerintah kecamatan, Polsek Lubuk Batang, dan Koramil Lubuk Batang turut menyaksikan proses penyelesaian tersebut.









Komentar