“Kami berharap Ibu Sumarni tampil dengan kepemimpinan yang kuat, responsif, dan berpihak pada masyarakat. Tantangannya berat, tapi ini juga peluang untuk membuktikan komitmen perubahan,” ujarnya.
Ia menekankan, roda pemerintahan tidak boleh macet. Program pembangunan harus tetap jalan, dan kepercayaan publik wajib dijaga.
Tak hanya itu, Rio juga mengajak seluruh elemen, mulai dari ASN, tokoh masyarakat, hingga organisasi kepemudaan untuk tetap menjaga kondusivitas daerah.
“Muara Enim tidak boleh berhenti. Pelayanan publik harus tetap berjalan, pembangunan harus lanjut, dan kepercayaan masyarakat jangan sampai runtuh,” tegasnya.
FAS, lanjut Rio, siap mengambil peran sebagai mitra kritis sekaligus konstruktif bagi Pemkab Muara Enim. Mulai dari mengawal kebijakan publik, mendorong transparansi anggaran, hingga memperjuangkan aspirasi masyarakat.
“Peristiwa ini harus jadi pelajaran. Ke depan, tata kelola pemerintahan harus lebih profesional, transparan, dan bersih,” pungkasnya.
Dengan semangat pembenahan, Rio optimistis Muara Enim bisa bangkit menjadi daerah yang lebih maju, bersih, dan benar-benar berpihak pada kesejahteraan masyarakat Bumi Serasan Sekundang. (de)









Komentar