Menurutnya, jabatan anggota DPR seharusnya digunakan untuk mengayomi dan memperjuangkan kesejahteraan rakyat.
Jika amanah tersebut tidak mampu dijalankan, ia meminta para wakil rakyat memilih mundur dari jabatannya.
“Kalau yang sudah kami amanahi dan kami percayai tidak bisa memberikan kemakmuran serta perlindungan kepada rakyat, lebih baik mengundurkan diri saja. Kami tidak ikhlas uang pajak kami dipakai untuk membayar pejabat yang justru membuat rakyat semakin sengsara,” tegasnya.
Tak hanya itu, Teguh juga menyampaikan peringatan bernuansa religius. Ia menyebut rakyat akan terus berikhtiar melalui doa dan zikir apabila merasa aspirasi mereka tidak mendapat perhatian.
“Kami memang tidak bisa mencabut mandat itu melalui prosedur yang ada. Tapi kami akan berdoa, berzikir, memohon kepada Allah agar kezaliman dicabut. Kami tidak melawan negara, kami hanya berdoa,” ujarnya.
Di penghujung penyampaiannya, Teguh meminta DPR lebih serius memperhatikan kelompok masyarakat rentan yang kehidupannya bergantung pada penghasilan harian.
Ia menilai kondisi rakyat kecil sangat berbeda dengan para pejabat yang tetap menerima gaji dan fasilitas negara.









Komentar