oleh

Bantah Tendang Siswi, Kepsek Akui Tarik Tangan: Ada Apa di Ruang Guru?

“Kami akan pantau lagi kehadirannya. Kalau masih tidak masuk, kami akan mengirim surat panggilan kepada orang tuanya,” jelas YY.

Hingga berita ini ditulis, persoalan tersebut masih menyisakan dua versi keterangan yang berbeda.

Keluarga TZ sebelumnya mengungkapkan dugaan adanya tendangan dan ucapan yang dinilai menyakitkan. Sebaliknya, YY membantah melakukan tendangan dan menyatakan tindakannya sebatas mengamankan jarum pentul, menarik tangan siswi, serta meminta yang bersangkutan merapikan jilbab.

Lantas, apa yang sebenarnya terjadi di ruang guru? Apakah tindakan yang dilakukan sebatas penertiban disiplin atau terdapat perlakuan lain sebagaimana pengakuan pihak keluarga?

Pertanyaan itu belum terjawab sepenuhnya. Diperlukan penelusuran lebih lanjut dengan mendengarkan keterangan TZ secara aman dan tanpa tekanan, keluarga, guru yang berada di lokasi, serta pihak terkait lainnya.

Baca Juga :  Gara-Gara Sengketa Batas Tanah, Dua Warga Panggal Dibacok Tetangga

Harian Rakyat tetap membuka ruang hak jawab dan klarifikasi bagi seluruh pihak. Prinsip keberimbangan, perlindungan anak, dan profesionalitas jurnalistik tetap menjadi pegangan dalam mengawal persoalan ini. (ep)

Komentar