Namun situasi berubah menjelang pelaksanaan acara. Pada sekitar pukul 01.00 WIB, panitia menerima pemberitahuan mengenai pembatalan penggunaan ruangan yang telah disiapkan.
Meski menyayangkan keputusan tersebut, panitia memilih tidak memperpanjang polemik. Mereka menilai ada faktor di luar kendali manajemen kampus yang memengaruhi perubahan keputusan tersebut.
“Kami memahami ini situasi yang tidak mudah bagi pihak kampus. Karena itu, forum tetap kami lanjutkan secara daring agar ruang diskusi dan pertukaran gagasan tetap berjalan,” katanya.
Ketua Umum Panitia Konferensi Republik Sudirman Said menilai pembatalan kegiatan tidak boleh menghentikan penyampaian gagasan di ruang publik.
“Pintu ruangan bisa dikunci, tetapi gagasan tidak bisa dibatasi,” tegas Sudirman.
Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga ruang demokrasi dan kebebasan berpikir sebagaimana pernah disampaikan Mohammad Hatta dalam pidatonya di Universitas Indonesia pada 1957.
Senada, Wakil Ketua Umum Panitia Jaleswari Pramodhawardhani menyebut forum yang diselenggarakan panitia semata-mata merupakan ruang pertukaran gagasan.









Komentar