“Kami datang tidak membawa senjata. Lalu mengapa sebuah forum gagasan harus dicurigai?” ujarnya.
Sementara itu, Sekretaris Jenderal Panitia Yanuar Nugroho mempertanyakan mengapa ruang diskusi dan pertukaran ide masih menghadapi hambatan.
Menurut dia, perdebatan gagasan yang sehat justru dibutuhkan untuk mendorong lahirnya pemikiran-pemikiran baru bagi masa depan Indonesia.
Dukungan juga datang dari unsur mahasiswa UI. Anggota Majelis Wali Amanat UI dari unsur mahasiswa, Razan Bayu Rachman, menilai tekanan terhadap kegiatan semacam itu justru berpotensi memperbesar perhatian publik.
“Tekanan semacam ini tidak akan mematikan gerakan. Justru akan membuatnya semakin besar,” katanya.
Panitia memastikan Konsolnas tetap berlangsung secara daring mulai pukul 13.00 WIB bagi peserta yang telah terdaftar. Mereka menegaskan agenda menata kembali republik akan terus berjalan, dengan atau tanpa ruang fisik.
“Ruang boleh berpindah, tetapi percakapan tentang masa depan republik tidak boleh berhenti,” tutup panitia. (ril)









Komentar